Jun 7, 2017

Arda Turan Pensiun karena masalah ini

Arda Turan mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Turki. Punggawa Barcelona ini mengumumkan keputusan mengejutkan tersebut menyusul kabar dirinya terlibat konfrontrasi dengan seorang jurnalis.

Keributan terjadi di dalam pesawat setelah timnas Turki pulang dari laga ujicoba melawan Makedonia, Senin (5/6/2017). Kebetulan, pesawat yang membawa timnas Turki juga berisi rombongan jurnalis Turki.

Tak lama setelah naik ke pesawat, Turan ternyata melihat jurnalis yang sudah menulis berita tentang sengketa bonus Piala Eropa 2016 lalu. Jurnalis itu bernama Bilal Mese, yang bekerja untuk surat kabar Milliyet. Mengetahui kehadiran reporter kamvret itu di dalam pesawat, Arda murka dan mencengkeram leher sang wartawan dan meneriakinya. Turan menyerang si jurnalis kamvret tersebut Keduanya akhirnya dilerai oleh jurnalis lain, petugas keamanan, dan anggota tim yang lain. 

Cekcok antara pemain Barcelona itu dan Mese diketahui berkaitan dengan pemberitaan yang mengklaim adanya kisruh antara pemain-pemain senior Turki dan federasi sepakbola Turki (TFF) perihal bonus usai Euro 2016, yang dijanjikan diberikan untuk kelolosan tim ke putaran final.

Setelah kejadian, lewat akun Instagram Arda mengecam media yang ditudingnya menulis "kebohongan, fitnah, dan mengabaikan martabat orang dan nilai-nilai keluarga."

Turan pun kini memutuskan untuk pensiun dari timnas Turki. Akan tetapi, gelandang Barcelona itu tidak menyesali perbuatannya kepada Mese.

"Hal-hal buruk terjadi tadi malam. Tetapi apakah saya menyesal? Tidak. Sekarang saya merasa damai," kata gelandang serang 30 tahun ini."Saya telah berbicara dengan pelatih kami dan presiden federasi dan memberitahu bahwa saya ingin meninggalkan tim nasional. Saya bilang saya tidak ingin bermain melawan Kosovo [pada Minggu mendatang]."

"Saya akan meninggalkan tim nasional, saya tidak akan bermain untuk Turki lagi. Ini menyedihkan tapi saya tidak menyesal," kata Turan seperti dikutip ESPN.

"Saya telah bermain untuk Turki di setiap kelompok umur, saya mencintai negara saya, bendera saya, dan tim nasional saya. Saya telah melakukan banyak pengorbanan, tapi ini akan segera berakhir: Saya akan meninggalkan tim nasional," ujarnya.

Turan tak menyesal telah menyerang Mese. Pemain berusia 30 tahun itu begitu marah setelah Mese menyebarkan rumor yang menyinggung keluarganya selama perhelatan Piala Eropa tahun lalu.

"Apakah kemarin saya melakukan hal yang benar? Saya tak tahu! Mungkin tidak benar, tapi paling tidak itu perilaku yang jujur dan terhormat. Apakah saya mendapatkan jawaban? Tidak ... (Dia) memenuhi halaman surat kabar selama berbulan-bulan, tapi di hadapan saya dia mengucapkan tak lebih dari dua kata," katanya.

"Saya berbicara sebagai pria yang telah membela tim nasional di semua jenjang, mencintai negara dan jerseynya. Karier tim nasional saya sudah berakhir."

Sementara itu, Mese mengaku akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Sebab, dalam kejadian itu Turan sudah menghinanya dan melepaskan beberapa pukulan.

"Awalnya, saya kira dia bergurau... Kemudian, salah satu pukulannya melayang," kata CNN Turk mengutip kalimat Mese.


(Savunma amaçlı değil; bilgilendirme amaçlıdır..)#tbt Yarın kalktığınızda muhtemelen haberleri göreceksiniz...Eleştiriler, kınamalar, köşe yazıları, hep beraber birbirlerine destek planları ve devamı...DEMİŞTİM!!! Islıklandıktan sonraki röportajımda olanları unutmayacağım diye (Euro 2016)...Dün ilk defa milli takım uçağında gördüm o şahsiyetlerden birini aylar sonra. Onlar kim mi? Biz ülkemizin formasını terletirken ve sonrasında; yalanla, iftirayla, insanların onuruna laf söyleyerek, ailevi değerlerine dil uzatıp sonra buna gazetecilik diyen kişiler. Merak etmeyin 3-5 kişiler...Tabi alışmışlar bunları yapıp pişkince gezmeye...Neden? Çünkü düzen böyle gazeteciler ya gazetecilik aylar geçince unutuluyor ya...Çocukları, gençleri, kaoslar ve krizle besleyenler; hayalleri başka yerlere taşıyanlar...Yok öyle insanın, karekterine, ailesine değerlerine laf atmak...Unutmayanı da var bunun! Benim futbolculuğumu eleştiren gazetecilere teşekkür etmişliğim vardır haklısınız diye...Çünkü bu meslek olabilir...Ama aileme, değerlerime saldırmak olmaz; gücüm yettiğince de buna izin vermiyeceğim...Dün yaptığım doğru muydu? Bilmem! Evine misafir olup, adam satıp, iftira atıp arkadan iş çeviren olacağıma, yüzüne, bağırarak, saldırarak cevap beklerim...Belki doğru değil ama dürüstçe, onurlu, şerefli bir davranış...Ha cevap aldım mı? YOK! Kıvırmaca...(klasik) Aylarca sayfa doldurdu ama karşımda iki kelime yok. Gerçi yarın konuşurlar, arkamdan! Bu fotoğrafta gördüğünüz çocuk hayatta iyi veya kötü ne yaptıysa bedelini ödedi; öder de..Allah'tan başka kimseden bir şey istemedi, beklemedi.. Hesabı da kimseye vermez...Arda Turan yola çıkarken İYİ FUTBOLCU, STAR, vs. olmak için ÇIKMADI... Şerefli, onurlu bir adam olmak için, ailesine sevdiklerine sahip olmak için ÇIKTI...Her kim şerefime, aileme, onuruma laf etmeye kalkarsa; Allah'ın bana verdikleriyle, gücüm yettiğince karşılığını alır...İyi geceler...
A post shared by Arda Turan (@ardaturan) on

Turan membela timnas Tim Bintang-Bulan Sabit sejak melakoni debutnya kontra Luksemburg pada Agustus 2006 dan hingga sekarang telah mengoleksi 97 caps dan menyumbangkan 17 gol untuk negaranya.

Apa komentar kalian cules y angels??



Emoticon Emoticon